You need to enable javaScript to run this app.

TATA KRAMA DAN TATA TERTIB KEHIDUPAN SOSIAL BAGI SISWA

TATA KRAMA DAN TATA TERTIB KEHIDUPAN SOSIAL BAGI SISWA

BAB I

Pasal 1

KETENTUAN UMUM

 

  1. Tata krama dan tata tertib sekolah ini dimaksud sebagai rambu-rambu bagi siswa dalam bersikap, berucap, bertindak dan melaksanakan kegiatan di sekolah dalam rangka menciptakan iklim dan kultur sekolah yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran yang efektif.
  2. Tata krama dan tata tertib ini dibuat berdasarkan nilai yang dianut sekolah dan masyarakat sekitar yang meliputi nilai ketaqwaan, sopan santun pergaulan, kedisiplinan dan ketertiban, kebersihan, kesehatan, kerapihan, keamanan, dan nilai-nilai yang mendukung kegiatan belajar yang efektif.
  3. Setiap siswa wajib melaksanakan ketentuan yang tercantum dalam tata krama dan tata tertib ini secara konsekuen dan penuh kesadaran.
  4. Pelanggaran atau ketidak patuhan siswa atas ketentuan yang berlaku dalam tatakrama dan tata tertib ini akan dikenakan tindakan berupa pembinaan atau sanksi.
  5. Sanksi atas pelanggaran tata krama dan tata tertib ini diberikan dengan menggunakan nilai bobot pelanggaran, dan apabila jumlah kumulatif nilai bobot pelanggaran telah mencapai :
  6. Kurang dari 20 : Teguran langsung, siswa/I dapat mengikuti KBM.
  7. 21-30 : Teguran langsung, siswa mendapat pembinaan sebelum mengikuti KBM.
  8. 31-40 : Teguran tertulis dan disampaikan kepada orang tua / wali.
  9. 41-50 : Peringatan pertama dan diketahui oleh orang tua / wali.
  10. 51-60 : Peringatan kedua dan diketahui oleh orang tua / wali.
  11. 61-70 : Peringatan ketiga dan diketahui oleh orangtua / wali.
  12. 71-80 : Peringatan terakhir dengan dikenakan skorsing dan diketahui oleh orang tua / wali.
  13. 81-95 : Dipertimbangkan dalam rapat dewan guru untuk dikembalikan kepada orang tua / wali.
  14. Lebih dari 95 : Dikeluarkan dari sekolah.
Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Wahidun, S.Kom

- Kepala Sekolah -

Hidup Kita ini hanyalah "SATU HARI" Kita tidak bisa kembali pada masalalu, Tidak pula  melihat hari esok. Hidup Kita ini…

Berlangganan
Banner